Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Iklan Puisi
Puisi karya anak Indonesia yang dulu pernah alay.
Tanpamu
Masih bisa aku tersenyum tampamu
Masih bisa aku tertawa tanpamu
Masih bisa aku bahagia tanpamu
Dan masih bisa aku menangis karenamu
Bayang canda dalam hati masih ada
Bayang luka dalam jiwa masih terasa
Menyayat hati begitu dalam
Menghancurkan keping-keping kalbu cinta
Tanpamu aku tak berarti apa-apa
Tanpamu separuh nyawaku melayang
Namun ada dan tanpa dirimu
Aku mencoba melanjtkan hidupku
Dengan kekecewaan yang kau berikan
Dengan cinta yang kau berikan
Aku berjalan dengan satu kaki
Demi tumbuhnya lagi rasa cinta di hati
Seandainya
Ku tutup mataku sejenak
Lalu aku bayangkan kau ada di sisiku
Ku langkahkan kakiku tanpa arah
Dan aku mencari jejakmu disini
Mata semakin perih
Kaki semakin letih
Namun tak kutemui bayanganmu di sisiku
Dan tak kudapati jejakmu kenyusulku
Seandainya kau dapat mengerti
Betapa perihnya betapa letihnya
Ragaku mencarimu
Ragaku mengagumimu
Ragaku menyanjungmu
Ku kan coba mencuri hatimu kembali
Hingga aku dapati kau yang masih sendiri
Menungguku dalam hatimu
Menerimaku kembali sebagai cinta sejatimu
Goresan Luka
Saat mata memandang
Terngiang duka di pikiranku
Meluapkan getaran dalam kalbu
Memvonis diriku untuk menghilang
Entah kemana
Sedikit air keras menyiram hati
Namun begitu banyak api membakar jiwa
Lagi dan lagi mungkin juga lagi
Kau tetap tambahkan goresan luka
Masih aku terdiam dan termenung
Dengan hati pedih merasakan goresan luka ini
Ku akan punguti sisa-sisa cerita cinta
Yang tak akan bisa lagi kurangkai kembali
Nah. . .
Itulah beberapa puisi alay yang masih tersisa yang masih bisa kalian baca keburukannya.
Terimakasih